
Assalamuallaikum Wr. Wb.
Lebaran Euy !!!!
Ta Qaballahu Minna Wa Minkum
Minnal Aidzin Wal Faidzin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429H
Mohon Maaf Lahir Dan Batin.
Disaat Semua orang sibuk Mudik, Disaat semua orang membersihkan rumah, disaaat semua orang sibuk bikin kue lebaran, disaat semua orang mengumandangkan takbir atas nama Allah dan meraih kemenangan setelah satu bulan penuh berjuang melawan hawa nafsu dengan berpuasa dan beribadah dibulan Ramadhan kini saatnya kita bersenang-senang untuk sebuah perjuangan dalam meraih pahala dan hidayah Allah SWT. dalam bagian iman yang telah diajarkan semenjak Nabi Besar kita Muhammad SAW. sudah saatnya kita saling bisa memaafkan antar sesama kita apabila ada kekhilafan dan kealpaan yang selama ini disengaja maupun tidak disengaja sebagai umat muslim yang senatiasa menjalankan perinta Allah dan menjauhi larangan-Nya. dan tidak lupa secara pribadi mohon maaf kepada rekan-rekan sekalian baik yang mengenali saya secara langsung ataupun hanya lewat dunia maya ini maaf atas kehilafan saya dan maaf atas tulisan-tulisan yang selama ini walau sedikit ataupun banyak menyinggung teman-teman, saudara dan rekan semuanya. tidak lupa senantiasa menjalin hubungan silaturahmi sesama.
Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, ”Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan usianya hendaklah dia menyambung silaturahmi.”
Islam sangat menghargai silaturahmi karena dapat menjadi lem perekat persaudaraan. Bila ada dua orang muslim yang saling bertemu, saling tersenyum, saling mengucapkan salam dan berjabat tangan, maka akan cairlah perasaan saling curiga dan hilang syak wasangka. Untuk itu, kita perlu tetap menjalin silaturahmi dengan teman, kerabat dan saudara di tengah hiruk-pikuk kesibukan dunia yang mendera, meskipun hanya lewat telepon atau SMS. Betapa pentingnya silaturahmi sampai-sampai Rasulullah SAW memberitakan adanya dua kebaikan yang akan disegerakan balasannya yaitu berbakti kepada orangtua dan bersilaturahmi. Rasulullah menempatkan perintah menjalin silaturahmi hanya satu tingkat di bawah berbakti kepada orangtua. Sebaliknya agar tidak mudah umat Islam memutus tali silaturahmi, maka Rasulullah SAW seperti diriwayatkan oleh Ibnu Hibban memberitahukan ada tiga golongan yang tidak akan masuk surga yaitu peminum khamar, pemutus silaturahmi dan orang yang membenarkan sihir.Saudaraku, sudah menjadi tradisi bangsa Indonesia di musim Lebaran, mudik ke kampung dan menyempatkan diri untuk saling bertemu setelah selama setahun berpisah.Meskipun kita tahu bahwa menjalin silaturahmi itu dituntunkan setiap waktu, tidak hanya setahun sekali, tetapi karena banyak di antara sanak keluarga yang tinggal berjauhan dan masing-masing disibukkan oleh aktivitas masing-masing, maka sulit bagi mereka untuk bisa bertemu satu dengan yang lain setiap waktu. Saat-saat libur dan mudik Lebaran seperti ini, dimanfaatkan untuk menjalin silaturahmi. Rasulullah SAW bersabda yang mafhumnya, ”Sambunglah orang yang memutuskan silaturahmi denganmu, berilah orang yang tidak mau memberimu dan maafkanlah orang yang menzalimimu.”Menjalin silaturahmi dengan orang yang memiliki hubungan baik dengan kita adalah biasa. Yang menjadikan luar biasa adalah menjalin silaturahmi dengan orang yang memutuskannya. Memberi hadiah kepada orang yang biasa memberi hadiah kepada kita adalah biasa. Yang menjadikan luar biasa adalah kalau kita mau memberi orang yang memusuhi kita sehingga merasa haram memberikan sesuatu kepada kita. Memberi maaf kepada orang dekat adalah biasa. Yang menjadi istimewa kalau kita memberi maaf kepada orang yang menzalimi kita. Untuk bisa bersikap seperti ini seseorang harus mampu menundukkan hawa nafsunya. Seperti kata Rasulullah SAW, ”Tidak beriman kamu sehingga hawa nafsumu mengikuti apa yang aku bawa,” (yakni Alquran). Kekuatan yang dahsyat ini hanya bisa muncul karena iman kepada Allah dan Hari Akhir. Maka, pemaaf itulah di antara sifat orang yang bertakwa (QS Ali ‘Imran: 134). Semoga Allah memilih kita menjadi orang-orang yang suka berlapang dada untuk memberi maaf demi tetap tegaknya silaturahmi di antara kita, tidak hanya pada Hari Raya ini, tetapi kita jaga hingga akhir hayat nanti. Amin. akhir kata Ikan Kakap Ikan Patin, Mohon Maaf Lahir dan bathin.
Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, ”Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan usianya hendaklah dia menyambung silaturahmi.”
Islam sangat menghargai silaturahmi karena dapat menjadi lem perekat persaudaraan. Bila ada dua orang muslim yang saling bertemu, saling tersenyum, saling mengucapkan salam dan berjabat tangan, maka akan cairlah perasaan saling curiga dan hilang syak wasangka. Untuk itu, kita perlu tetap menjalin silaturahmi dengan teman, kerabat dan saudara di tengah hiruk-pikuk kesibukan dunia yang mendera, meskipun hanya lewat telepon atau SMS. Betapa pentingnya silaturahmi sampai-sampai Rasulullah SAW memberitakan adanya dua kebaikan yang akan disegerakan balasannya yaitu berbakti kepada orangtua dan bersilaturahmi. Rasulullah menempatkan perintah menjalin silaturahmi hanya satu tingkat di bawah berbakti kepada orangtua. Sebaliknya agar tidak mudah umat Islam memutus tali silaturahmi, maka Rasulullah SAW seperti diriwayatkan oleh Ibnu Hibban memberitahukan ada tiga golongan yang tidak akan masuk surga yaitu peminum khamar, pemutus silaturahmi dan orang yang membenarkan sihir.Saudaraku, sudah menjadi tradisi bangsa Indonesia di musim Lebaran, mudik ke kampung dan menyempatkan diri untuk saling bertemu setelah selama setahun berpisah.Meskipun kita tahu bahwa menjalin silaturahmi itu dituntunkan setiap waktu, tidak hanya setahun sekali, tetapi karena banyak di antara sanak keluarga yang tinggal berjauhan dan masing-masing disibukkan oleh aktivitas masing-masing, maka sulit bagi mereka untuk bisa bertemu satu dengan yang lain setiap waktu. Saat-saat libur dan mudik Lebaran seperti ini, dimanfaatkan untuk menjalin silaturahmi. Rasulullah SAW bersabda yang mafhumnya, ”Sambunglah orang yang memutuskan silaturahmi denganmu, berilah orang yang tidak mau memberimu dan maafkanlah orang yang menzalimimu.”Menjalin silaturahmi dengan orang yang memiliki hubungan baik dengan kita adalah biasa. Yang menjadikan luar biasa adalah menjalin silaturahmi dengan orang yang memutuskannya. Memberi hadiah kepada orang yang biasa memberi hadiah kepada kita adalah biasa. Yang menjadikan luar biasa adalah kalau kita mau memberi orang yang memusuhi kita sehingga merasa haram memberikan sesuatu kepada kita. Memberi maaf kepada orang dekat adalah biasa. Yang menjadi istimewa kalau kita memberi maaf kepada orang yang menzalimi kita. Untuk bisa bersikap seperti ini seseorang harus mampu menundukkan hawa nafsunya. Seperti kata Rasulullah SAW, ”Tidak beriman kamu sehingga hawa nafsumu mengikuti apa yang aku bawa,” (yakni Alquran). Kekuatan yang dahsyat ini hanya bisa muncul karena iman kepada Allah dan Hari Akhir. Maka, pemaaf itulah di antara sifat orang yang bertakwa (QS Ali ‘Imran: 134). Semoga Allah memilih kita menjadi orang-orang yang suka berlapang dada untuk memberi maaf demi tetap tegaknya silaturahmi di antara kita, tidak hanya pada Hari Raya ini, tetapi kita jaga hingga akhir hayat nanti. Amin. akhir kata Ikan Kakap Ikan Patin, Mohon Maaf Lahir dan bathin.
Wassalam.



