Wednesday, September 24, 2008

Soloku






Solo Berseri!!!

Itulah sebuah kota kecil dimana saya dilahirkan dan dibesarkan oleh kedua orang tuaku yang selama ini selalu saya rindukan suasana, budaya yang kental serta unggah-ungguh(Sopan-santun,-red) yang sangat kental dikarenakan kota ini masih terdapat dua kerajaan yang sampai sekarang masih aktif dalam melaksanakan pemerintahan yang telah menjadi darah daging masyarakat Solo, Kraton, Pasar Klewer, Pasar Triwindu, HIK(hidangan kampung)/angkringan(semacam gerobag ato dua kotak besar dipikul dipundak) yang isinya dagangan khas orang kampung dengan wedang jahenya atau sate usus dan kikil serta nasi kucing yang selalu menjadi rasa rinduku untuk tidak pernah saya lupakan untuk menikmati dimalam yang dingin suasana kota Solo beserta anak muda yang suka nongkrong di sekitaran Manahan Stadion terbesar di Indonesia setelah Stadion Senayan Jakarta. sudah dua kali lebaran saya tidak menikmati suasana seperti itu lagi dikarenakan keadaan yang tidak memungkinkan dikarenakan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan terkadang tinggal diNegara orang itu sangat penat dan membosankan akan tetapi itulah kehidupan yang harus kita jalani untuk mencukupi kebutuhan lahir bathin kita akan tetapi suatu saat saya akan tetap pulang ke kampung halaman yang selama ini saya rindukan keberadaanya dan selalu ingin tahu perkembangannya yang sekrang ini sudah banyak dibangun Gedung bertingkat & Apartment ini menjadikan kebudayaan Kota Solo sudah terisolir oleh kebudayaan modern yang terkenal dengan bentuk Minimalis yang sebenarnya itu sangatlah mewah hanya sebuah nama saja. Solo tetaplah menjadi Cagar Budaya Nusantara jangan sampai luntur dan kalah oleh perkembangan Dunia. tunjukan Solo sebagai Jagadnya Jawa.

No comments: