SOLO - Pemkot Solo belum puas kendati telah ada menerima kereta uap kuno dari Ambarawa, Kabupaten Semarang. Saat ini, pemkot masih membidik kereta uap kuno di Cibubur untuk didatangkan.Keseriusan pemkot untuk memboyong kereta dari Cibubur itu tidak terlepas dari faktor sejarah kereta yang sekarang di bawah kekuasaan Kwartir Nasional itu. Kereta kuno tersebut memiliki sejarah pernah beroperasi di Kota Solo.
"Tapi nanti setelah itu saya akan tetap berusaha mendatangkan yang dari Cibubur, kereta itu pernah beroperasi di Solo," ujar Wali Kota Solo, Joko Widodo, Jumat (11/9/2009).
Dia menerangkan, proses untuk dapat mendatangkan kereta uap kuno dari Cibubur tersebut diakui cukup panjang. Sebab, pihaknya tidak hanya berurusan dengan PT KA, tapi juga harus melakukan pembicaraan dengan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kwarnas, dan Dirjen Purbakala.
"Jadi itu (kereta kuno Cibubur) mungkin untuk babak kedua, sekarang dari Ambarawa dulu," bebernya.
Jokowi, panggilan akrab Joko Widodo, melanjutkan jika rencana menghadirkan kembali kereta kuno dari Cibubur itu terealisasi, maka ke depan akan ada lebih dari satu kereta kuno yang beroperasi di Kota Solo.
"Jadi, nanti akan ada lebih dari satu kereta uap kuno di Solo, bisa saja nanti ada tiga yang melintasi Solo," ungkapnya


No comments:
Post a Comment